Media Rusia Kecam Pernyataan Tsamara Amany soal Vladimir Putin
Salah satu media massa Rusia , Russia Beyond The Headline (RBTH) , mengkritik pernyataan Politikus Partai Solidaritas (PSI), Tsamara Amany , soal kepemimpinan Presiden Russia , Vladimir Putin.
Bahkan RBTH menyebut Tsamara kurang wawasan.
Pernyataan Tsamara mengenai Putin tersebut di maksudkan sebagai tanggapan atas cuitan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra , Fadli Zon , pada Jumat (30/3/2018) lalu yang mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin seperti Putin.
PSI kemudian menggapi cuitan tersebut lewat video yang diunggah di akun Twitter @psi_id pada Jumat (6/4).
Dalam video berdurasi kurang dari satu menit tersebut , Tsamara menyinggung soal kondisi Rusia di bawah kepemimpinan Vladimir Putin.
Tsamara mengatakan , Vladimir Putin bukan contoh pemimpin yang baik karena ia membungkam oposisi dan pers disana.
" Dirusia tidak ada kebebasan beraspirasi seperti di Indonesia " kata Tsamara.
Bahkan menurut ketua DPP PSI itu , praktik korupsi di Rusia di biarkan begitu saja.
" Kalau kita lihat dari segi indeks persepsi korupsi , Indonesia jauh di atas Rusia " ujarnya .
" Nah kalau sudah tahu begitu , yakin orang seperti itu mau dijadikan standard kepemimpinan ? Kalau saya tidak mau ada pemimpin seperti itu di Indonesia , kalau kamu ? " ucapnya.
Cuitan tersebut kemudian di tanggapi oleh RBTH melalui akun Twitter resmi mereka @RBTHIndonesia.
" Selamat malam @TsamaraDKI.
Kami Russia Beyond media Rusia ( yang salah satunya ) dalam bahasa indonesia. Kami pikir disini ada kesalah pahaman soal pengetahuan anda tentang politik dan bahkan sistem pers di Rusia. Ini sangat di sayangkan sekali.
Kami tidak membela siapapun , termasuk @fadlizon atau bahkan Presiden Putin. Namun , pernyataan anda tentang negara kami , bahwa di Rusia tidak ada kebebasan beraspirasi seperti di Indonesia , Ini menunjukkan kedangkalan wawasan.
Kami pikir , anda perlu lebih banyak riset soal negara kami , Kami tidak ikut campur dengan politik indonesia. Kalau ada politikus Indonesia yang mengidolakan pemimpin kami , kami bisa apa ? Anda bisa juga berdiskusi dengan @RusEmbJakarta untuk tahu lebih banyak tentang negara kami.
Di Rusia memang ada korupsi , dan ya besar , itu betul , Peringkat kami di bawah Indonesia itu juga betul , Namun bukan berarti kami tidak melawan Korupsi dan membiarkannya begitu saja seperti yang anda katakan , Ini bukan pernyataan yang main main.
Tahukah anda bahwa di Rusia pernah terjadi penangkapan pejabat secara massal sepanjang sejarah pasca - Soviet. Rusia pernah menghukum 8.800 pegawai negeri Rusia karena kasus korupsi ( dalam tempo 1 tahun ) . Banyak ? ya tentu , tapi bukan berarti kami MEMBIARKAN sama sekali.
Kami lihat , anda punya karier yang sedang naik karena itu , kami harap anda bisa lebih bijaksana kedepannya ketika mengomentari negara lain, apalagi jika pengetahuan anda tentang negara itu sangat minim. Jika itu kebetulan tentang Rusia , silahkan cari tahu banyak hal dari kami.
Ayo ke Rusia dan lhat langsung bagaimana negara kami . silahkan juga berkunjung ke kantor kami di Moskou untuk berdiskusi "
Tak lama setelah di kritik RBTH , Tsamara dan PSI kemudian menerbitkan siaran pers. ada 4 poin pernyataan yang mereka sampaikan tekait bantahan RBTH.
Tsamara mengaku sangat memahami keberatan RBTH M sebab menurut dia RBTH adalah sarana kampanye Rusia kepada dunia.
" Karena itu sangat wajar bila RBTH wajib membeli citra Putin di dunia internasional " tulis Tsamara dalam keterangan pers.
Tsamara mengatakan komentarnya tentang Putin ditujukan kepada publik Indonesia , terkait pernyataan Fadli Zon beberapa waktu lalu.
" Yang mengimbau masyarakat indonesia untuk mencari pemimpin seperti Putin sebagai pengganti pemimpin yang " planga plongo " ( yang hampir pasti di tujukan kepada Presiden Indonesia Jokowi ) " kata Tsamara.
Tsamara menambahkan , sebagaimana dinyatakan dalam status RBTH , tentu saja Fadli berhak untuk mengagumi Putn. Namun dia merasa wajib mengingatkan msayarakat Indonesia pemimpin Putin bukanlah pemimpin yang layak bagi Indonesia yang saat ini berkomitmen memperjuangkan demokrasi dan memerangi korupsi.
" Ketika saya mengkritik Putin , bukan berarti saya kemudian anti terhadap rakyat Rusia yang memiliki peradaban luar biasa . Ini sama saja ketika kita mengkritik Donald Trump dan cara caranya memenangkan pemilu dengan menggunakan politik identitas bukan berarti saya membenci rakyat Amerika Serikat " kata Tsamara.
Selain itu , kata Tsamara penilaian tentang kualitas Putin yang diktator , otoriter dan membiarkan korupsi terorganisir sudah banyak dikemukakan media dan lembaga lembaga riset ternama di negara negara demokratis dunia.
" Saya hanya merujuk pada analisis analisis tersebut . Misalnya survei The Economist tahun 2017
masih menempatkan Rusia sebagai negara dengan rezim otoritarian " ujar Tsamara.
Berdasarkan data dari Transparansi Internasional soal indeks persepsi Korupsi 2017 , Indonesia memang berada pada peringkat 96 di kawasan asia-pasifik.
Sedangkan Russia menduduki posisi 135 di kawasan Eropa Timur dan Asia tengah.
Persaingan politik di Rusia juga keras , kelompok oposisi dipimpin seorang advokat , Alexei Navalny adalah yang paling keras menentang kepemimpinan Putin , Dia menuding Putin belum bisa memerangi korupsi secara efektif , dia dan sejumlah pengikutnya juga pernah di penjara gara gara beberapa kali menggelar unjuk rasa besar besaran menentang Putin. AGEN BOLA





Post a Comment